Si Miskin Ilmu
Ajangkita Forum -> Renungan & Info

#1: Si Miskin Ilmu Pemasang: cha_nLokasi: selalu di hatimu... PostingDikirim: 05 Mar 2008 12:03 pm
    ----

Tahukah apa kata-kata dari orang-orang yang mengabdikan hidupnya untuk memperoleh ilmu?
"Ternyata saya masih belum tahu apa-apa"

Ya, benar, semakin kita belajar akan sesuatu, mendalaminya, kita menyadari bahwa apa yang kita ketahui masih sangat sedikit.

Thoha : 114 : Ya Tuhan kami, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.
Asysyuara : 83 : Ya Tuhan kami, berilah aku ilmu dan masukkanlah aku kedalam golongan orang-orang yang sholeh.

Lalu apa yang akan dikatakan oleh kita yang memiliki ilmu begitu sedikit?
Menyombongkannya?
alangkah malunya bila saja kita menyadari apa yang kita ketahui hanyalah satu tetes air dari seluruh samudra...

#2:  Pemasang: koper PostingDikirim: 05 Mar 2008 01:53 pm
    ----

wah menarik nih, Chan hihihi.....

jadi malu, aku kan cuma lulusan SMA, pasti ilmunya sangat sedikit banget.. gemetar

jadi pengen tahu soal kaya dan miskin ilmu....

kamu bisa sebutkan tidak Chan

a. Orang yang miskin ilmu itu seperti apa dan ciri-cirinya ?
b. Orang yang Kaya ilmu itu seperti apa dan ciri--cirinya ?

aku rasa diskusi ini bisa berkembang luas jika kita sudah bisa memahami definisi dan ciri-ciri orang yang kaya atau miskin ilmu hihihi.....

mari kita mencari ilmu dari dialog ini selamat ya!

#3:  Pemasang: cha_nLokasi: selalu di hatimu... PostingDikirim: 05 Mar 2008 03:08 pm
    ----

si miskin ilmu biasanya merasa kaya (merasa punya ilmu banyak) dengan ilmunya yang sedikit
sering dari mereka menjadi sombong dan menyombongkan ilmunya

sedangkan orang yang kaya ilmu (kaya yang relatif tentunya) biasanya merasa miskin ilmu walau bagi orang lain dia dianggap memiliki ilmu/pengetauan yang luas
orang-orang tersebut pada umumnya menjadi tawadhu' dan tidak sungkan untuk terus bertanya dan belajar


wallahua'lam

#4:  Pemasang: koper PostingDikirim: 06 Mar 2008 09:46 am
    ----

cha_n menulis:
si miskin ilmu biasanya merasa kaya (merasa punya ilmu banyak) dengan ilmunya yang sedikit
sering dari mereka menjadi sombong dan menyombongkan ilmunya

Teori siapa ini ?
Menurutku ini tidak tepat, miskin ilmu kok di identikkan dengan menyombongkan diri, emang siapa di dunia ini yang mampu mengukur kekayaan ilmu seseorang ?

dimana-mana orang miskin itu lebih cenderung minder dan tidak percaya diri, bukan sebaliknya yaitu sombong, justru yang menyebabkan orang sombong itu adalah kelebihan yang dimilikinya dibandingkan orang disekitarnya apakah karena hartanya yang banyak, sekolahnya yang tinggi, tingkat IQ nya di atas rata-rata, pengalamannya yang sudah terbukti atau punya kekasih yang sangat cakep

Ingat ya, Chan, Kesombongan jangan disamakan dengan miskin ilmu, Iblis itu kurang apa ilmunya, apakah kau ingin menyebut Iblis itu mahluk yang miskin ilmu ?. menurutku sombong itu jika orang yang punya kepercayaan diri yg tinggi tanpa melibatkan keberadaan Allah/Tuhan (kecuai yang atheis tentunya) gemetar , selama ia percaya diri dengan tetap sadar bahwa Allah adalah maha segalanya, ia tidak bisa dikatakan sombong, karena ia tahu bahwa ada yang lebih hebat darinya.
Kutipan:
sedangkan orang yang kaya ilmu (kaya yang relatif tentunya) biasanya merasa miskin ilmu walau bagi orang lain dia dianggap memiliki ilmu/pengetauan yang luas.

Aku tidak setuju, habibie tidak bisa dikatakan lebih kaya ilmu dibandingkan kuli bangunan berpengalaman ?, kuli bangunan memang tidak bisa membuat pesawat terbang, tetapi apa habibie tau bagaimana cara membangun rumah mulai dari menggali pondasi sampai penyerahan kunci ?. Sangat subjektif, kaya dimata orang belum tentu kaya menurut orang lain. Yang namanya orang kaya ia tahu kalau ia kaya atau tidak, kalau Cuma mengandalkan persepsi, banyak tuh yang dikira kaya ternyata hutang, banyak tuh orang yg bergelar profesor tetapi korup, banyak tuh sarjana tetapi tidak bisa apa-apa
Kutipan:
orang-orang tersebut pada umumnya menjadi tawadhu' dan tidak sungkan untuk terus bertanya dan belajar

orang buta juga tawadhu Chan, selalu bertanya dan belajar sampai matinya, karena ia tidak bisa melihat makanya ia terus belajar dan bertanya tentang benda-benda yang ada disekitarnya.




Jika kamu boleh menafsirkan sendiri miskin kayanya ilmu seseorang, aku juga boleh dong punya penafiran sendiri dalam hal ini.

Sebelumnya harus diingat, bahwa manusia telah Allah takdirkan dengan kapasitas yang berbeda-beda, ada yang cerdas, bodoh, penyabar, buru-buru, teliti, ceroboh, kaya, miskin dan lain sebagainya termasuk itu jodoh, maut, rezeki atapun langkah.

Kekayaan ilmu seseorang tidak bisa dilihat dari sikap tawadhu dan sombonganya seseorang tetapi melainkan dari seberapa mampu ia mengatasi masalah-masalah yang terjadi dalam hidupnya baik itu masalahnya sendiri maupun masalah orang lain atau masalah bersama.

Kemiskinan itu disebabkan oleh kebodohan. Orang bodoh itu adalah orang yang tidak tahu apa yang harus dikerjakannnya dalam mengatasi masalahnya, apalagi masalah yang terjadi di sekitarnya. Jadi jika ada seorang sarjana tidak tahu pekerjaan apa yang harus ia lakukan dan kerjakan dalam mengatasi masalahnya ( baca : pemenuhan kebutuhan), maka orang tersebut bisa dikatakan miskin ilmu meski ia seorang sarjana

Kekayaan itu disebabkan oleh pengalaman. Orang yang berpengalaman itu adalah orang yang sudah banyak mengalami masalah. Orang yang mempunyai banyak pengalaman tentu ia lebih mudah menghadapi masalahnya termasuk masalah yang dihadapi orang lain. Meski seseorang tidak pernah sekolah tetapi ia tau apa yang harus ia kerjakan, maka ia pantas disebut orang yang kaya ilmu,

Sarjana yang cuma mengandalkan harta orang tua adalah orang yg miskin ilmu, sedangkan tukang becak yang mampu memenuhi kebutuhan rumah tangganya adalah orang yang kaya ilmu.

Dan orang yang paling kaya ilmu dengan ilmu adalah itu adalah orang yang semakin kuat imannya setelah ia mampu mengatasi atau melawati setiap masalah baik itu yang internal maupun ekstenal.

Tapi ini teoriku saja, tidak tahu deh dengan teori orang lain hihihi.....

#5: Re: Si Miskin Ilmu Pemasang: cha_nLokasi: selalu di hatimu... PostingDikirim: 06 Mar 2008 11:32 am
    ----

ya ini hanya renungan saya saja (karena itu saya taruh di forum renungan, kalau yang saya tulis ada sisi ilmiahnya tidak saya tulis di sini)
saya menyadari, hasil renungan saya ini jauh dari sempurna, hanya mengungkapkan apa yang saya ketahui... ilmu saya sangat terbatas untuk menjelaskan hal yang tak terbatas seperti ilmu pengetahuan senyum

Kutipan:
si miskin ilmu biasanya merasa kaya (merasa punya ilmu banyak) dengan ilmunya yang sedikit
sering dari mereka menjadi sombong dan menyombongkan ilmunya

sedangkan orang yang kaya ilmu (kaya yang relatif tentunya) biasanya merasa miskin ilmu walau bagi orang lain dia dianggap memiliki ilmu/pengetauan yang luas
orang-orang tersebut pada umumnya menjadi tawadhu' dan tidak sungkan untuk terus bertanya dan belajar


wallahua'lam


biasanya, umumnya = bermakna kebanyakan, tapi tidak selalu semuanya harus seperti itu... semua hasil pengamatan saja

saya tidak sedang membicarakan kemiskinan, karena orang miskin bisa jadi orang yang memiliki ilmu yang luas, dan bisa jadi orang miskin adalah orang yang paling tawadhu'

tidak ada relevansinya ketika saya berkata orang yang miskin ilmu biasanya sombong = orang yang miskin biasanya sombong senyum
karena baik orang kaya maupun miskin bisa jadi terjangkiti penyakin hati tersebut.

namun baiknya kita renungkan kembali kebencian Allah pada orang sombong senyum

Allah benci pada orang kaya yang sombong, tapi Allah lebih benci kepada orang miskin yang sombong.


wallahua'lam

#6:  Pemasang: koper PostingDikirim: 06 Mar 2008 11:46 am
    ----

Dari miskin ilmu kok lari ke sombong ? hihihi.....

is ok,

kebodohan adalah penyebab kemiskinan..

orang miskin yang sombong tentu ia adalah orang yang tidak tahu akan kebesaran Allah, kalau ia tahu betapa kuasanya Allah, mana mungkin ia sombong ?

lagi pula, belum jelas nih, ukuran kaya dan miskin, apakah gelar sarjana, profesor, harta berlimpah bisa dikatagorikan orang kaya ? sedangkan orang yang tidak sekolah karena emang tidak punya uang, dan orang yang tidak punya harta berlimpah disebut orang miskin ?

orang miskin ilmu itu adalah orang yang tidak tahu apa yang harus dikerkanannya, orang yang kaya ilmu ia tahu apa yang harus dikerjakannya.

orang yang sombong itu orang yang percaya diri tanpa melibatkan kebesaran Allah dalam kepercaya dirinya, jika ada orang yang percaya diri dan sangat yakin tetapi tetap sadar bahwa Allah itu maha segalanya, itu yang bagus, para nabi, rasul dan wali aja sangat percaya diri dan yakin kok meski orang lain mengatakan mereka orang gila dan sesat hihihi.....

#7:  Pemasang: cha_nLokasi: selalu di hatimu... PostingDikirim: 06 Mar 2008 12:35 pm
    ----

mohon kembali kepada topik semula ya senyum

tentang ilmu dan efek yang menyertainya...

kesombongan atau kerendahhatian hanyalah salah satu efek saja dari kaya/miskinnya ilmu....

miskin kaya juga begitu....

semua kata sifat adalah relatif.
Allah saja yang mutlak senyum

#8:  Pemasang: koper PostingDikirim: 08 Mar 2008 09:29 am
    ----

yup,

kamu benar...

tetapi aku tidak setuju bahwa orang yang sombong itu orang miskin ilmu atau miskin harta, justru sebaliknya mereka itu sombong disebabkan karena kelebihan ilmu dan hartanya...

mungkin lebih tepatnya orang yang sombong adalah orang yang miskin Iman, bukan miskin ilmu atau harta gemetar

#9:  Pemasang: dana_linggaLokasi: Pengennya sih di langit ke 7, tapi apa daya masih di langit 1 aja neh. :P PostingDikirim: 08 Mar 2008 08:32 pm
    ----

Mungkin karena ilmunya masih nanggung per, makanya sombong. tertawa

#10:  Pemasang: cha_nLokasi: selalu di hatimu... PostingDikirim: 10 Mar 2008 10:25 am
    ----

dana_lingga menulis:
Mungkin karena ilmunya masih nanggung per, makanya sombong. tertawa


begitulah yang saya amati..
karena tanggung maka malah jadi sombong senang sekali
sedangkan yang relatif lebih luas ilmu, maupun kekayaannya jadi lebih bijaksana.

kadang luasan ilmu/pengetahuan serta kekayaan sebanding dengan kebijaksanaan...
karena, bila kebijakannya menghilang, maka ilmu/pengetahuan serta kekayaan akan menjauhinya.

nasihat nabi, jauhilah sifat sombong, sombong adalah syirik kecil...
walau kecil tetap syirik senyum

#11:  Pemasang: koper PostingDikirim: 10 Mar 2008 10:32 am
    ----

tetap aku punya persepsi yang berbeda tenang miskin ilmu...

miskin ilmu adalah orang yang tidak tahu apa yang harus dikerjakan dengan potensi yang ada pada dirinya, hihihi.....

ibaratnya nih Allah memberi kemampuan spidermen tetapi kerjanya cuma untuk dirinya sendiri hihihi.....

#12:  Pemasang: cha_nLokasi: selalu di hatimu... PostingDikirim: 10 Mar 2008 11:38 am
    ----

silakan memiliki persepsi apapun senyum
yang penting kita jangan sampai sombong...
senyum

sombong itu hanya milik Allah

#13:  Pemasang: satmataLokasi: uning anong uninong aning PostingDikirim: 11 Mar 2008 10:11 am
    ----

dan Allah pun nggak pernah sombong ....walaupun Dia punya kapasitas untuk itu.... kedip

#14:  Pemasang: koper PostingDikirim: 12 Mar 2008 03:55 pm
    ----

satmata menulis:
dan Allah pun nggak pernah sombong ....walaupun Dia punya kapasitas untuk itu.... kedip

ah, setahu aku Allah sering tuh menunjukkan kesombongannya..

kagak percaya, baca aja tuh terjemahan Al Quran...



Ajangkita Forum -> Renungan & Info

Zona waktu menurut GMT +7 Jam

Halaman 1 dari 1

Powered by phpBB © 2001, 2005 phpBB Group