| sariwangi menulis: | | tapi boleh dibilang asal muasal keberadaan filsafat memang untuk membuktikan keberadaan tuhan... (yaitu dipertanyakan oleh socrates) |
Nope....
Yang perlu dicatat dalam mempelajari Sokrates adalah, Sokrates tidak pernah membuat kesimpulan apa-apa kecuali masalah keabadian jiwa setelah mati dan itupun tidak ada hubungannya dengan keberadaan Tuhan. Dan mungkin itu satu-satunya yang dipercaya Sokrates.
Sisanya, murid-muridnya Sokrates menempuh jalannya sendiri-sendiri.
Seperti yang kutulis sebelumnya, "dalam argumen Sokrates, polyteisme tampak menggelikan tetapi Sokrates tidak bermaksud meruntuhkan kepercayaan polyteisme". Dan Sokrates tidak mempertanyakan keberadaan Tuhan melainkan definisi "perbuatan baik", dan pertanyaan tersebut masih relevan hingga ke filsafat masa sekarang seperti Post-Modernisme, Deontologi, Utilitarianisme. Dan pertanyaan yang sama juga muncul di filsafat Cina, baik Ru Jiao (Kong Hu Cu), Taoisme, Moisme, sampai Fa Jia (Legalisme). |