| Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya |
| Pemasang |
Pesan |
kunderemp
AK Mania


Sejak: 07 Jun 2003 12:20 pm Posting: 10163 Lokasi: Jakarta
|
|
|
|
|
Video yang lebih utuh tersebut sekarang ada di tangan polisi, hasil dari penggeledahan rumah-rumah tersangka.
Pada tanggal 24 Juni malam kemarin, video tersebut di tampilkan di depan wartawan-wartawan di Mapolda tetapi tampaknya hanya Okezone dan Kompas yang menuliskan beberapa detailnya. Misalnya Kompas (edisi cetak Rabu 25 Juni hal. 15) menuliskan tentang sosok kontroversi tersebut ternyata mencoba menyelamatkan seorang anak dan dua perempuan dan tindakan heroik tersebut dihilangkan dalam versi editan yang kemudian beredar luas di youtube. Sementara, Okezone (lihat saja laporan tanggal 25 Juni 00.48 WIB) menulis pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri Abu Bakar Nataprawira bahwa dari video yang belum diedit terlihat bahwa provokasi itu tidak ada. Sementara Detik hanya melaporkan bahwa video tersebut terdari tiga segmen.
Sementara diduga bahwa fotografer dari dua foto yang juga beredar luas yang berasal dari dua kelompok yang berseteru adalah orang yang sama yang kemudian memilah foto2 tersebut dan mengirim ke kedua kelompok yang bermusuhan. Apakah motivasinya masih belum dicari dan saat ini kepolisian sedang mencari sang fotografer untuk diperiksa.
Tadi siang, lewat sms, aku bertanya pada kenalan yang punya hubungan dengan salah satu kelompok apakah ia sudah melihat video yang belum diedit, dan ia bilang ia hanya tau dari Kompas. Kenalanku itu mengatakan bahwa ia sedang dalam masa 'cooling-down' dan tidak berniat memperpanjang masalah karena situasi politik sedang tidak menentu dan memilih menyerahkan investigasinya pada polisi.
Pengungkapan bukti-bukti yang dilakukan di Mapolda tanggal 24 Juni malam kemarin tampaknya lewat dari berita karena memang saat itu kita dihebohkan oleh pembakaran Avanza, pemukulan Bus Transjakarta, dan kekacauan2 yang terjadi pada sore sebelumnya.
Jujur saja,
tak layak untuk mengomentari sesuatu yang tidak dilihat langsung dan hanya mengandalkan laporan2 tertulis dari surat kabat online maupun offline.
Tetapi seandainya wartawan2 tersebut melaporkan sesungguhnya, dan bila polisi tidak memanipulasi bukti, dan video tersebut sungguh nyata.... apa yang menghalangi kalian untuk menyebut kelompok yang menyebarkan2 video-video hasil editan demi membela tindakan mereka sebagai "pendusta"?
Aku berharap video utuh tersebut kelak akan diungkap ke publik, baik sebelum persidangan maupun saat persidangan.
|
_________________ Tante saya jualan bungkus laptop dan bungkus blackberry. |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
deqz Peringatan: 2 AK Mania


Sejak: 01 Jul 2005 03:45 pm Posting: 13994 Lokasi: Jakarta
|
|
|
|
|
bisa kasih link videonya ga?
|
_________________ Fadzakkir inna fa'ati dzikra |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
ndableg
Moderator of This Forum


Sejak: 08 Feb 2004 07:30 pm Posting: 9602
|
|
|
|
|
| kunderemp menulis: | | Aku berharap video utuh tersebut kelak akan diungkap ke publik, baik sebelum persidangan maupun saat persidangan. |
|
_________________ Website ku versi ke sekian |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
cha_n
Moderator Umum


Sejak: 13 Feb 2004 11:12 am Posting: 26727 Lokasi: selalu di hatimu...
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
Orange
Anggota Senior


Sejak: 08 Nov 2007 02:33 pm Posting: 426
|
|
|
|
|
bentar yah mesti di konfirmasi ke om Roy neh
kan dia yg nelitiin
|
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
cha_n
Moderator Umum


Sejak: 13 Feb 2004 11:12 am Posting: 26727 Lokasi: selalu di hatimu...
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
Oni Asharri Rasyad Peringatan: 2 Anggota Beken


Sejak: 31 Mei 2005 07:28 pm Posting: 9992 Lokasi: Jakarta
|
|
|
|
|
provokasi yang dimaksud oleh FPI adalah teriakan "Laskar Setan" yang dilakukan oleh oknum peserta kegiatan AKKBB sebelum penyerangan terjadi.
|
_________________ Sudahkah anda memberi manfaat bagi orang lain? |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
darmogandul Peringatan: 2 Anggota Setia


Sejak: 08 Des 2006 11:44 pm Posting: 980
|
|
|
|
|
| Oni Asharri Rasyad menulis: | | provokasi yang dimaksud oleh FPI adalah teriakan "Laskar Setan" yang dilakukan oleh oknum peserta kegiatan AKKBB sebelum penyerangan terjadi. |
Eh Once.. menurut kesaksian SAIDIMAN, kaga ada entu propokasi macem begitu..
Kalaupun ada, emangnya kenapa? Habib Rizieq juga ngata-ngatain Gusdur "buta", terus nanti kalo masa NU nyerang FPI, ente nyalahin NU lagi gitu?
Nih baca:
Pelurusan Fakta Tragedi Berdarah Monas
Tragedi Monas, 1 Juni 2008, berupa penyerangan kelompok Front Pembela Islam (FPI) kepada massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan telah menjadi bahan perbincangan publik yang terus bergulir tak tentu arah. Tulisan ini ingin sedikit memberi klarifikasi terhadap kesimpangsiuran berita yang mulai cenderung salah arah tersebut.
Penyerangan, Bukan Bentrok
Beberapa media tidak segan-segan menyebut tragedi ini “bentrokan” antara massa FPI dan AKKBB. Istilah bentrokan sungguh menyesatkan karena itu mengandaikan AKKBB juga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Faktanya, FPI menyerang massa AKKBB. Saat itu, acara belum dimulai. Sebagian massa AKKBB berada di pelataran Monas menunggu aksi longmarch yang akan dimulai dari kawasan belakang stasiun Gambir. Sambil menunggu massa AKKBB yang lain, massa yang ada di pelataran Monas tersebut duduk-duduk. Ketika massa FPI mendekat, massa AKKBB diperintahkan untuk duduk. Saya sendiri yang menyampaikan kepada massa untuk tidak terprovokasi, karena kami melihat massa FPI semakin dekat dan berteriak-teriak sambil mengancung-acungkan pentungan. Saya lalu meminta massa untuk menyanyikan lagu Indonesia raya. Belum sempat lagu kebangsaan itu dinyanyikan, massa FPI sudah menyerbu. Mereka memukul dengan pentungan bambu, meninju, menendang, menginjak-injak, sambil melontarkan sumpah serapah. Saya masih sempat menyeru massa AKKBB untuk tetap duduk, sebab kesepakatan kita, aksi ini adalah aksi damai. Kalau ada serangan fisik, maka kita akan duduk dan tidak melakukan perlawanan.
Massa AKKBB memang patuh kepada kesepakatan, tidak ada satupun massa yang melakukan perlawanan. Tetapi karena serangan begitu massif, akhirnya massa AKKBB bubar menyelematkan diri. Ibu-ibu menangis, anak-anak menjerit ketakutan, puluhan orang menderita luka.
Tidak Ada Provokasi
Beberapa hari setelah tragedi, muncul pemberitaan bahwa massa AKKBB melakukan provokasi terlebih dahulu melalui orasi yang menyatakan bahwa massa penyerang itu adalah “laskar setan atau iblis.” Itu adalah dusta besar. Faktanya, acara belum dimulai. Orasi belum dilaksanakan. Yang ada hanyalah seruan kepada peserta AKKBB untuk duduk, untuk tidak terprovokasi, dan untuk menyanyikan lagu Indonesia raya. Dan tidak pernah ada bukti bahwa orasi provokasi benar-benar dilakukan oleh AKKBB.
Patut dicatat beberapa pernyataan dalam orasi-orasi pemimpin serangan FPI pada saat serangan telah dilakukan. Alfian Tanjung mengatakan di depan massa FPI: “Saya bangga dengan Anda semua yang telah melibas mereka dengan cepat.” Indikasi bahwa aksi ini dilakukan secara terencana dan dengan restu Riziq Shihab bisa dilihat dari pernyataan Alfian Tanjung selanjutnya: “Pada pertemuan terakhir kita dengan Habib Riziq, dia memegang tangan saya, “Ustadz Alfian, hari minggu siang kita perang.” Pada kesempatan itu, Alfian juga mengatakan bahwa mereka baru saja menang satu kosong, dan mereka akan terus menang sampai 1000 kosong.
Menjelang bubar, Munarman menyampaika n kepada massanya bahwa aksi mereka hari itu belum apa-apa: “Kita belum memenangkan pertempuran… Berikutnya kita akan datangi tempat-tempat mereka. Kita akan datangi yang namanya Goenawan Mohamad. Kita akan datangi yang namanya Asmara Nababan. Munarman juga menyampaikan: “Sudah ada penyampaian baik dari polisi maupun intelijen kita yang menyatakan konsentrasi massa pembela-pembela Ahmadiyah itu sudah bubar. Tidak ada kegiatan di HI dan di depan RRI.”
Bukti-bukti orasi ini sangat penting untuk melihat bahwa FPI memang melakukan serangan secara terencana dan bukan insidental.
Senjata Api
Ada foto yang beredar tentang seorang berbaju putih yang mengangkat pistol. Ini, oleh beberapa berita, disebut sebagai provokasi dari AKKBB. Perlu ditegaskan kembali bahwa aksi hari itu adalah aksi Apel Akbar Peringatan 63 Tahun Pancasila dengan tema “Satu Indonesia untuk Semua.” Sejak awal, aksi AKKBB adalah aksi damai. Jangankan memprovokasi, kita bahkan sepakat bahwa jika ada serangan, maka kita akan duduk dan tidak melakukan perlawanan. Tidak pernah ada instruksi bagi peserta aksi untuk membawa senjata tajam. Fakta bahwa banyak peserta aksi adalah ibu-ibu dan anak-anak adalah bukti bahwa aksi ini memang dirancang dalam format damai.
Ada anggapan bahwa si pembawa pistol adalah massa AKKBB karena mengenakan pita merah putih di lengan bajunya. Yang harus diketahui adalah bahwa panitia aksi hari itu sama sekali tidak menyediakan atribut pita merah putih yang dipasang di lengan baju. Panitia hanya menyediakan kalung pita merah putih yang hanya dipakai oleh para perangkat dan simpul-simpul aksi. Aksi ini sendiri bersifat umum karena mengundang siapa saja melalui media massa dan pengumuman internet. Penggunaan atribut pita merah putih di lengan baju dilakukan pada aksi AKKBB sebelumnya, 6 Mei 2008. Tetapi pada 1 Juni 2008, panitia tidak menyediakan atribut serupa.
Ada pernyataan Munarman yang menarik. Dia mengatakan: “Kami tidak bisa dibohongi karena sudah menyusupkan orang kami di tengah-tengah mereka….” (Sabili No. 25 Th. XV).
Keluar Rute
Massa AKKBB juga dianggap menyalahi pemberitahuan kepada pihak polisi karena tidak patuh kepada rute awal, yakni belakang stasiun gambir kemudian menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI). AKKBB dianggap melanggar karena masuk ke pelataran Monas.
Faktanya, rencana aksi AKKBB akan dimulai pukul 14.00 WIB. Penyerangan yang dilakukan FPI di dalam pelataran Monas adalah pukul 13.15 WIB. Perlu diketahui adalah bahwa massa AKKBB yang ada di pelataran Monas tersebut tidak sedang melakukan aksi, melainkan bersiap-siap menuju tempat dimulainya aksi, yakni belakang stasiun Gambir. Massa yang diperkirakan hadir pada aksi peringatan Pancasila tersebut adalah sekitar 10.000 orang. Massa ini belum berkumpul pada satu titik secara utuh, mereka masih berpencar di sekitar Monas, karena hari itu memang Monas sangat ramai. Massa AKKBB masih menunggu dimulainya aksi. Massa AKKBB masih bergerombol di banyak sekali tempat di sekitar Monas. Salah satu kumpulan massa yang terbesar adalah di tempat di mana massa FPI menyerang tersebut. Massa AKKBB masih ada di banyak tempat, sebagian besar masih dalam perjalanan. Tidak benar aksi keluar dari rute, sebab aksi belum dimulai.
Menipu Peserta
Berita terakhir yang banyak beredar bahwa AKKBB telah menipu massa anak-anak dan ibu-ibu yang diajak untuk berwisata ke Dufan, tetapi kemudian diarahkan menjadi peserta aksi. Ini juga adalah dusta.
Faktanya, aksi peringatan Pancasila ini sudah diberitakan melalui tidak kurang dari delapan media cetak. Pemberitahuan ini juga ditambah dengan pengumuman di pelbagai mailing list. Dan tidak pernah keluar bukti bahwa para peserta itu ditipu. Yang terjadi adalah upaya untuk memfitnah aksi AKKBB ini dengan pelbagai cara.
Pengalihan Isu BBM
Fitnah yang paling keji dan menggelikan adalah ketika tragedi Monas disebut sebagai bentuk pengalihan isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sengaja dilakukan oleh AKKBB. Fitnah ini sangat keji, karena peserta aksi AKKBB yang prihatin terhadap gejala pengabaian dasar negara, Pancasila, kemudian tanpa bukti disebut untuk mengalihkan isu.
Faktanya, jika tragedi ini disebut sebagai pengalihan isu, maka sesungguhnya yang patut disebut sebagai pelaku pengalihan isu adalah massa penyerang. Inisiatif menyerang ada di tangan FPI. Kalau mereka tidak melakukan gerakan serangan, maka barangkali isu kenaikan harga BBM akan tetap jadi perbincangan. Sekali lagi, AKKBB adalah korban dari sebuah inisiatif serangan dari pihak FPI.
Saidiman
www.saidiman. wordpress. com
|
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
Hilmy
AK Mania


Sejak: 08 Jul 2003 10:28 am Posting: 12096 Lokasi: Kreo
|
|
|
|
|
Ngibul banget.
Aktivis paling dodol aje tauk susah banget dapet ijin demo di dalem monas.
Ini yg kagak punyak ijin, malah bisa masuk, trus gak punya malu ngeles kalo cumak numpang lewat.
Mahasiswa ade yg mati, amrik mingkem aje.
Mahasiswa bakar mobil, amrik mingkem aje.
Siape tuh gus dur? yg nrima penghargaan zionis itu yak????????????????
|
_________________ "I'm not those men, i'm sholahuddin, sholaah-hud-diin" |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
darmogandul Peringatan: 2 Anggota Setia


Sejak: 08 Des 2006 11:44 pm Posting: 980
|
|
|
|
|
FPI nyerang AKKBB bukan karena masalah izin, tapi sentimen karena menuduh AKKBB mendukung Ahmadiyah..
Jangan melarikan persoalan yang sebenarnya..!!!
|
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
Hilmy
AK Mania


Sejak: 08 Jul 2003 10:28 am Posting: 12096 Lokasi: Kreo
|
|
|
|
|
Haah, nyimpulinnye blajar dimane noh??????????
Jangan bilang nyimpulinnye cumak "numpang lewat" dowang yak...........
|
_________________ "I'm not those men, i'm sholahuddin, sholaah-hud-diin" |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
shincan2
Anggota Setia


Sejak: 11 Okt 2003 07:04 am Posting: 794 Lokasi: sekarang di DUMAI...selamat tinggal Jakarta
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
zaenab_binti_hj_husin Peringatan: 1 Anggota Junior


Sejak: 16 Mei 2008 03:33 pm Posting: 48
|
|
|
|
|
| kunderemp menulis: | | Aku berharap video utuh tersebut kelak akan diungkap ke publik, baik sebelum persidangan maupun saat persidangan. |
hahahaha.. lugu abis!
kalopun bakalan ade yg diliatin ke publik, apa jaminannye kalo tuh rekaman blon diedit???
pemerintah lo emang jago banget dah bikin keributan. herannya lagi2 lo pade kepancing kayak orang yg gak bisa belajar dari sejarah - payah!
|
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
shincan2
Anggota Setia


Sejak: 11 Okt 2003 07:04 am Posting: 794 Lokasi: sekarang di DUMAI...selamat tinggal Jakarta
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
ndableg
Moderator of This Forum


Sejak: 08 Feb 2004 07:30 pm Posting: 9602
|
|
|
|
|
ngurusin masalah kek gini.. ga bakal maju deh negeri ini..
Biar lah kita semua dilaknat tuhan.. amit2..
|
_________________ Website ku versi ke sekian |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
|
|
|