| Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya |
| Pemasang |
Pesan |
Iman27 Peringatan: 4 Anggota Beken


Sejak: 14 Sep 2008 03:10 pm Posting: 2800
|
|
|
|
|
Yang berbahaya dilingkungan kita;
1. BEKAS BOTOL AQUA
Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT , etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih
baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol plastik.
2 . PENGGEMAR SATE
Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.
3. UDANG DAN VITAMIN C
Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam.
4. MI INSTAN
Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya
waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker.
Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.
5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN
Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung " makanan.
Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.
Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.
A. Kertas .
Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran pernapasan atau ngan kita. pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu
pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang.
Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya timbale makanan tsb.
Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan jajanan tersebut di atas piring.
B . Styrofoam
Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.
JADILAH SAHABAT BAGI KELUARGA serta ORANG LAIN DAN KIRIMKAN TULISAN INI SEBANYAK
MUNGKIN KEPADA FAMILY serta SAHABAT ANDA.
.
|
_________________ Iman tanpa perbuatan adalah mati |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
gembel
Anggota Beken


Sejak: 05 Nov 2007 10:59 am Posting: 7353 Lokasi: kelapa indah
|
|
|
|
|
tapi klo perut udah laper, udah kgk kepikiran um...
yg penting perut kenyang..
klo dipikirin, orang miskin seperti aye bisa2x mati kelaperan 
|
_________________
2,5 % yukkk... |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
Iman27 Peringatan: 4 Anggota Beken


Sejak: 14 Sep 2008 03:10 pm Posting: 2800
|
|
|
|
|
[quote="gembel"]
| Kutipan: | tapi klo perut udah laper, udah kgk kepikiran um...
yg penting perut kenyang..
klo dipikirin, orang miskin seperti aye bisa2x mati kelaperan : |
Cerdas kamu 'Mbel......buat skala prioritas.....pertama ...Kenyangkan terus itu perut yg merintih......tetapi setelah itu ingat2 Pesan Warning juga pantas diingat karena yg namanya Side Effect dalam dunia medis akan muncul saat kadar nya dalam Darah mulai meninggi mendekati ambang batas Toleransi Tubuh,,,,......dibawah KADAR Toleransi...aman2 saja .....mulai masuk area diatas nya....gejala mulai timbul.....dibiarkan terus melanjut..maka Symptome (kumpulan gejala) yg nongol......itu Rule of the Game nya 'Mbel....dan ingat2 dalam Dunia Farmasi.......yg namanya Obat sebenarnya adaah racun yg dijinakkan dalam kadar kecil....begitu gunakan kadar tinggi....Sifat Racunnya yg KELUAR bermunculan......Nah ini Ceramah Medis dari Om Iman yg bidang kerjaannya menyangkut yg Medis2...Punya Problem Medis ? Silahkan bertanya mumpung masih punya Om Iman....ha ha ha ha ....
Terakhir diubah oleh Iman27 pada 24 Mar 2009 10:58 am. Total diubah 1 kali |
_________________ Iman tanpa perbuatan adalah mati |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
bunbun
Moderator of This Forum


Sejak: 01 Agt 2003 01:36 pm Posting: 15706 Lokasi: dalamnya hati
|
|
|
|
|
aduh, yang botol minuman itu, lupa lagi deh pernah dapet infonya.
ada kode yang tercetak di tiap botol dan artiannya.
wehh, lupa.
|
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
athena09
Anggota Junior


Sejak: 23 Mar 2009 11:43 am Posting: 75
|
|
|
|
|
YANG aman kalau gax salah nomer 5 ama 7
|
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
Orange
Anggota Senior


Sejak: 08 Nov 2007 02:33 pm Posting: 426
|
|
|
|
|
dan satu lagi, jangan lupa untuk merusak kemasan kosong yang mao dibuang.
salah2 bisa dimanpaatin orang lain buat bikin produk tiruannya
|
|
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
Iman27 Peringatan: 4 Anggota Beken


Sejak: 14 Sep 2008 03:10 pm Posting: 2800
|
|
|
|
|
| Kutipan: | [quote="Orange"]dan satu lagi, jangan lupa untuk merusak kemasan kosong yang mao dibuang.
salah2 bisa dimanpaatin orang lain buat bikin produk tiruannya |
Yaap SARAN yang baik.......
|
_________________ Iman tanpa perbuatan adalah mati |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
dony_unpad
Anggota Junior


Sejak: 26 Jul 2009 10:41 pm Posting: 96 Lokasi: Jakarta
|
|
|
|
|
Wah... makasih infonya Bos, tapi kalau kepepet banget, sekali-sekali mah ga apa-apa meuren... 
|
_________________ http://x-spirit.com
Mendukung generasi muda yang maju, mandiri, kreatif dan peduli |
|
| Kembali ke Atas |
|
 |
|
|
|